MENU

Lihat Informasi:

KOMENTAR

RUPAT

Nama Lain : RUPAT
Propinsi : RIAU
Kabupaten : KABUPATEN BENGKALIS
Kecamatan :
Koordinat :

Gambaran Umum

Pulau Rupat merupakan salah satu pulau terluar yang terdapat di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia. Secara geografis Pulau Rupat terletak pada koordinat 02o 52’42”LU dan 101o 42’30”BT, dengan luas wilayah adalah 1.524,84 km2.

Wilayah Pulau Rupat merupakan bagian dari Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Secara administratif, Pulau Rupat berbatasan dengan:

• Sebelah utara : berbatasan dengan Selat Malaka

• Sebelah selatan : berbatasan dengan Kota Dumai

• Sebelah barat : berbatasan dengan Kabupaten Rokan Hilir

• Sebelah timur : berbatasan dengan Kecamatan Bengkalis

Pulau Rupat berada di sebelah timur Pulau Sumatera. Pulau Rupat terdiri dari 2 kecamatan yaitu Kecamatan Rupat dan Kecamatan Rupat Utara. Kecamatan Rupat meliputi 10 desa/kelurahan dan Kecamatan Rupat Utara meliputi 5 desa/ kelurahan.

Untuk menuju ke pulau ini bisa melakukan perjalanan dari Dumai menggunakan boat kecil atau pompong sekitar 15 menit. 

 


Kependudukan, Sosial Budaya dan Kelembagaan

Pulau ini dihuni sekitar 30.000 jiwa penduduk. 

Pulau Rupat berbentuk dataran rendah. Ketinggian maksimum adalah 25 m di atas permukaan laut (dpl). Pulau Rupat memiliki topografi datar. Pulau Rupat Sumber Foto: lensawisata.com 68 Buku Profil 111 Pulau Terluar NKRI Kelas kemiringan lereng dominan adalah kelas 0-3%.

Pulau Rupat banyak menyimpan pesona alam yang masih asri dan masih alami. Mulai dari pemandangan sungai kecil yang mengalir tenang, hingga sungai besar yang membelah pulau. selain itu juga pemandangan pantai dengan panorama pantai pasir putih yang sanggup menawan hati para pengunjung. banyak pantai pantai yang belum di explore jadi masih banyak yang masi alami.

Di Pulau Rupat ada pantai yang cukup dikenal diantaranya adalah Pantai Rhu di Desa Teluk Rhu, Pantai Ketapang di Desa Sungai Cingam, Pantai Lapin di Desa Tanjung Punak ataupun salah satu pantai yang melegenda, Pantai Alohong. Ada lagi pantai yang pemandangannya tak kalah indah, yaitu Pantai Makeruh. Salah satu Pantai yang menawarkan pesona serta pemandangan alam bahari di Pulau Rupat yaitu Pantai Rupat Utara. Keunikan dari Pantai Rupat Utara, dapat langsung terlihat pada panjangnya pesisir pantai yang mencapai sekitar 11 kilometer, serta lebar 30 meter tersebut. Letaknya yang juga berada disekitar pesisir Selat Malaka, menjadikan pantai ini sebagai salah satu pantai dengan pemandangan alam bahari terindah yang terdapat di Kabupaten Bengkalis. Jangan lupa untuk meluangkan waktu anda untuk mengunjungi pantai ini.

Penggunaan Tanah

Penggunaaan tanah di Pulau Rupat terdiri dai berbagai macam diantaranya perkampungan, persawahan, tegalan/ ladang, perkebunan, hutan belukar, hutan lebat, hutan sejenis, kebun campuran dan tanah terbuka. Penggunaan tanah yang terluas adalah berupa hutan belukar seluas 58.849,95 ha (39%), kemudian hutan lebat seluas 21.103,84 ha (14,02%) dan perkebunan 18.361,89 ha (12,20%). Penggunaan tanah berupa perkampungan luasnya 111.5,41 ha (0,74%) dan persawahan seluas 9.733,72 ha (6,47%).

Penguasaan dan Kepemilikan Tanah KKP

Pada Tanggal 27 JUni 2019 diterbitkan sertipikat Hak Pakai atas Negara Republik Indonesia cq. Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sertipikat Hak Pakai No. 11 dengan luas tanah 17.060 M2 terletak di Desa Tanjung Punak Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis

 


Ekosistem dan Sumberdaya Hayati


Sumberdaya Non Hayati


Aktivitas Pengelolaan Sumberdaya


Lingkungan


Sarana dan Prasarana


Peluang Investasi


Potensi dan Arahan Pengembangan

Pulau Rupat, sejatinya merupakan sebuah pulau dengan luas ukurannya mencapai sekitar 1.500 km2. Luas pulau tersebut, jauh lebih luas dari Pulau Bengkalis yang menjadi lokasi pusat kota dan pemerintahan dari kabupaten tersebut. Kabupaten Bengkalis mempunyai letak yang sangat strategis, karena dilalui oleh jalur perkapalan internasional menuju ke Selat Malaka. Bengkalis juga termasuk dalam salah satu program Indonesia Malaysia Singapore Growth Triangle (IMSGT) dan Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

Pulau Rupat sangat eksotis, berpasir putih yang dijadikan tempat pariwisata, dan Pulau ini sering dilalui kapal-kapal yang melintas di selat Malaka. 

Mulai dari sajian objek wisata alam, objek wisata bahari, hingga berbagai lokasi rekreasi lainnya, yang juga termasuk ke dalam beberapa tujuan wisata andalan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah di Provinsi Riau. 

Pulau Rupat memiliki pesona alam yang indah yang dapat dijadikan objek wisata bahari, dan sekaligus berpotensi ekonomi karena letaknya strategis di selat Malaka yang dilalui jalur kapal internasional. Pesona pemandangan alam disekitar objek wisata bahari Pantai Rupat Utara, akan terasa begitu indah dan pastinya sangat memukau. Suasana dipesisir pantai ini, terasa begitu teduh dan juga menyegarkan, dengan banyaknya pepohonan jenis tumbuhan mangrove yang tumbuh dengan rindang disepanjang pantai. Disamping itu, Pantai ini juga memiliki keunikan tersendiri. Dimana terdapat banyak sekali binatang-binatang kecil yang sesekali terlihat berkumpul dan membentuk sebuah susunan yang menyebabkan warna pada pesisir pantai terlihat berubah menjadi berwarna merah.


Kendala Pengembangan


Referensi

 



Karena keterbatasan SDM dalam penginputan dan pengolahan data, kami mohon maaf atas ketidak lengkapan beberapa data pulau yang kami tampilkan, harap dimaklumi. Berikan keritik dan saran pada kolom komentar agar kita dapat bersama menyajikan sebuah data yang cukup sempurna untuk halayak ramai yang berguna demi kesejahterahan, kelestarian dan keindahan pulau-pulau kecil yang dimiliki Indonesia.
*Jika sekiranya anda memiliki data yang cukup banyak, silakan mengirimkan file melalui email kami di identifikasippk@gmail.com