MENU

Lihat Informasi:

KOMENTAR

Aur

Nama Lain :
Propinsi : KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Kabupaten : KABUPATEN BELITUNG
Kecamatan :
Koordinat : 2° 59' 41.172

Gambaran Umum

Pulau Aur secara geografis terletak pada 2°59' 41,172" LS dan 107°13' 54.624" BT. Pulau Aur secara administratif masuk dalam Desa Gesik, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Pulau Aur memiliki luas wilayah pulau seluas 129,70 Ha. Pulau Aur berbatasan dengan wilayah sebagai berikut:

Utara              : Pulau Kimar

Timur              : Pulau Gersik

Barat               : Pulau Kuil

Selatan           : Pulau Semedang Kecil

Aksesibilitas menuju Pulau Aur dengan menggunakan akses darat dan laut. Akses menuju Pulau Aur melewati Pulau Belitung. Aksesibilitas dari Tanjung Pandan menuju Pulau Aur dapat menggunakan kapal dengan menyewa sewa kapal nelayan.


Kependudukan, Sosial Budaya dan Kelembagaan

Warga Pulau Aur secara administratif terdaftar sebagai warga Desa Gersik. Mereka menempati Pulau Aur sekitar tahun 2009 sehubungan Pulau Gersik sendiri sudah padat penduduknya. Selain itu warga yang menempati pulau adalah warga yang tidak memiliki kapal untuk melaut mencari ikan, oleh karena itu mereka di arahkan untuk berkebun dan mendayagunakan Pulau Aur. Pulau ini memiliki penduduk sekitar 9 jiwa dan 5 KK.

Warga Pulau Aur mayoritas bermata pencaharian sebagai petani. Penduduk tidak ada yang mempunyai kapal, mereka hanya bercocok tanam di pulau. Apabila kapal nelayan berlabuh di Pulau Aur, maka penduduk pulau akan menjadi ABK kapal jika diperlukan. Warga Pulau Aur seluruhnya merupakan muslim. Hampir seluruh penduduk merupakan Suku Bugis. Belum terbentuknya kelembagaan di Pulau Aur membuat masyarakat Pulau Aur Sulit berkembang. Besar harapan penduduk pulau untuk mendapat bantuan kapal untuk mengambil ikan dan transportasi pulau.


Ekosistem dan Sumberdaya Hayati

Formasi terumbu karang di Pulau Aur memiliki struktur yang berbeda. Dimana kondisi terumbu karang merupakan terumbu karang tepi (fringing reef) yang tumbuh disepanjang pantai mengelilingi pulau. Pengamatan ekosistem terumbu karang dilakukan pada beberapa lokasi yaitu di bagian barat, utara dan timur.

Kondisi terumbu karang dibagian barat didominasi oleh karang bercabang. Kondisi substrat dasar perairannya pasir bercampur karang mati dengan macroalgae jenis Padina sp. Persentase penutupan substrat dasar karang keras hidup (KKH) tidak jauh berbeda dengan karang mati. Penutupan KKH di bagian barat Aur sebesar 47,20% dengan kriteria sedang dan penutupan karang mati sebesar 45,82%. Sedangkan penutupan substrat lainnya cukup rendah seperti penutupan alga sebesar 4,68% dan abiotik 2,22% serta penutupan biotik yang sangat rendah sebesar 0,08%.

Pada bagian utara memiliki kondisi dasar perairan yang landai. Terumbu karang yang dominan terlihat adalah terumbu jenis lembaran (Coral foliose). Pada bagian utara pulau penutupan KKH sebesar 33,30% yang termasuk dalam kriteria sedang. Penutupan substrat karang mati sebesar 37,44%. Sedangkan penutupan substrat abiotik termasuk cukup tinggi sebesar 29,26%.

Pada bagian timur laut memiliki kondisi dasar perairan yang landai. Jenis terumbu karang yang mendominasi adalah jenis karang lembaran (Coral foliose) dan massive. Kondisi substrat dasar perairan Pulau Aur didominasi oleh subtrat berpasir bercampur karang mati. Lokasi pengamatan penutupan substrat dasar di bagian timur laut Aur memperlihatkan penutupan karang mati yang paling tinggi sebesar 46,70%. Sedangkan penutupan KKH hanya sebesar 38,58% yang termasuk dalam kriteria sedang. Substrat lainnya yaitu substrat abiotik memiliki penutupan sebesar 14,72%.

Ikan terumbu yang ditemukan di Pulau Aur terdapat 10 famili terdiri dari 18 spesies ikan terumbu. Famili ikan yang ditemukan yaitu Apogonidae, Caesionidae, Carangidae, Chaetodontidae, Hybrids, Labridae, Lutjanidae, Nemipteridae, Pomacentridae dan Pomacanthidae. Distribusi jenis ikan tersebut di perairan Pulau Aur menyebar merata.

Padang lamun di Pulau Aur bersifat Homogen karena terdapat 1 jenis yaitu Thalassia hemprichii yang terletak  di timur pulau. Lamun di pulau ini  membentuk kelompok-kelompok kecil memiliki persentase penutupan yang rendah yaitu berkisar antara 2-8%. Kondisi padang lamun di pulau ini bersifat homogen dan berkelompok diduga akibat substrat yang merupakan pasir berkarang yang rendah nutrien. Selain faktor substrat, faktor oseanografi diduga mempengaruhi keadaan tersebut.

Jenis mangrove yang ditemukan di Pulau Aur adalah Rhizophora mucronata (RM), Bruguiera gymnoriza (BG), Sonneratia alba (SA), Ceriops tagal (CT) dan Rhizophora stylosa (RS).Vegetasi mangrove tersebar di seluruh pulau dengan kerapatan, persentase penutupan dan ketebalan vegetasi yang berbeda. Vegetasi mangrove yang berada di utara pulau dan berdekatan dengan dermaga memiliki kerapatan yang rendah dan ketebalan mangrove yang lebih rendah. Ketebalan mangrove di utara pulau berkisar antara 50-200 m². Sedangkan di selatan pulau berkisar antara 250-500 m².

Sebaran mangrove secara vertikal di Pulau Aur tergambarkan berbeda. Jenis R.mucronata dan S.alba terbentuk di zona terdekat dengan laut. jenis C.tagal, B.gymnoriza dan R.stylosa terbentuk di zona terdekat dengan darat. S.alba dan C.tagal ditemukan di substrat pasir hingga batu sedangkan jenis R.mucronata dan B.gymnoriza ditemukan di substrat lumpur dan lumpur berpasir di timur dan utara pulau. Jenis R.mucronata bersifat dominan di ekosistem mangrove Pulau Aur. Hal ini terjadi karena kontur substrat yang merupakan pasir dan pasir berlumpur sangat cocok untuk R.mucronata. Jenis B.gymnoriza hanya terdapat di barat pulau. Jenis S.alba terletak di utara dan barat daya pulau, sedangkan jenis C.tagal dan R.stylosa terletak di barat dan barat daya pulau.


Sumberdaya Non Hayati


Aktivitas Pengelolaan Sumberdaya

Pertanian dan perkebunan

Pertanian dan perkebunan merupakan kegiatan yang dapat membangun pulau. Penduduk Pulau Aur seluruhnya melakukan aktivitas berkebun sehari-hari. Komoditas utama di pulau ini adalah kelapa. Selain kelapa, komoditas pertanian dan perkebunan Pulau Aur adalah pisang, ubi, mangga dan nanas. Komoditas kelapa dan pisang dipasarkan ke Pulau Gersik dengan harga kelapa Rp. 2.500/Butir. Sedangkan komoditas lain hanya untuk konsumsi sehari-hari.

Kehutanan

Aktivitas pengelolaan sumber daya hasil hutan yang dilakukan penduduk Pulau Aur adalah mengolah kayu mangrove untuk kebutuhan kayu bakar dan bangunan. Selain untuk kayu bakar dan bangunan, penduduk Pulau Aur menjaga ekosistem hutan mangrove agar dapat diambil hasil perikanannya di adalah ekosistem mangrove. Lahan mangrove di Pulau Aur tidak mengalami konversi hingga saat ini. Namun lahan hutan di tengah pulau sebagian dikonversi sebagai pemukiman dan kebun kelapa.

Pariwisata

Aplikasi kegiatan pariwisata belum terlihat dan belum terpetakan dari segi potensi yang ada. Sajian pemandangan matahari terbenam (sunset) dari atas bukit, pantai pasir putih di beberapa pesisir, serta terumbu karang yang cukup baik pada lokasi tertentu menjadi bahan pertimbangan dalam implementasi kegiatan pariwisata di pulau ini.


Lingkungan

Permasalahan lingkungan yang terjadi di suatu pulau dapat berasal dari kegiatan manusia maupun secara alami. Permasalahan lingkungan di Pulau Aur tidak ada karena penduduk Pulau Aur menjaga dan melestarikan lingkungan serta bersifat berjalan dengan alam bukan memanfaatkan alam. Hal tersebut terlihat dari kualitas perairan yang sesuai bagi kehidupan biota.


Sarana dan Prasarana

Sarana transportasi beserta penunjangnya merupakan aspek penting di suatu kawasan. Hal ini akan mempengaruhi aktivitas serta distribusi kegiatan pulau, seperti kegiatan perikanan, pertanian, perkebunan dan pariwisata. Pulau Aur belum memiliki jalan desa. Terdapat dermaga dengan lebar sekitar 1 meter dan panjang sekitar 500 meter di bagian utara Pulau Aur. Kondisi dermaga sangat memprihatinkan, semen dan kayu untuk pijakan sudah rusak hingga tidak bisa digunakan lagi.

Sarana Penerangan di Pulau Aur belum ada. Sebagai langkah alternatif penduduk Pulau Aur menggunakan petromak ketika malam tiba. Sebagian kecil menggunakan energi surya untuk Sarana air bersih serta sanitasi merupakan aspek penting bagi kehidupan manusia. Terdapat  2 MCK dan 1 sumur umum dengan kedalaman sekitar 2 meter yang rasa airnya tawar (Gambar 51). Mereka juga menampung air hujan untuk konsumsi air minum.

Sarana peribadatan tidak kalah penting di pulau untuk menjaga moralitas warga dan keimanan mereka pada Tuhan yang Maha Esa. Karena penduduk pulau seluruhnya memeluk agama Islam terdapat 1 Masjid, hanya saja mereka sudah tidak menggunakannya lagi sebab lokasinya yang sedikit jauh dari pemukiman dan terdapat banyak Agas juga Nyamuk yang dapat mengganggu ke khusyuk’an dalam melaksanakan ibadah.


Peluang Investasi

Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Belitung merencanakan Pulau Aur termasuk zona wisata. Sedangkan Surat Keputusan Bupati tentang Pencadangan Kawasan Konservasi Perairan Kabupaten Belitung, status kawasan Pulau Aur adalah termasuk Zona Perikanan Berkelanjutan. Perairan Pulau Aur sebagai Zona Perikanan Berkelanjutan berpotensi untuk kegiatan perikanan tangkap yang ramah lingkungan dan ekowisata. Perairan Pulau Aur memiliki potensi perikanan pelagis dan karang yang tinggi.


Potensi dan Arahan Pengembangan

Potensi dimungkin untuk dikembangkan dari pulau Aur yaitu:

1.         Hasil Perikanan tangkap yang melimpah

2.         Hasil perkebunan yang melimpah

Sehubungan dengan kondisi alam yang masih terjaga dan kondisi ekosistem laut yang cukup baik maka perlu langkah-langkah dalam pengembangannya melalui:

1.         Pengembangan hasil perikanan melalui pelatihan pengolahan hasil perikanan

2.         Pengembangan hasil perkebunan lain (Pisang dan mangga) melalui pengadaan pelatihan pengolahan hasil perkebunan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat pulau

3.         Membangun sistem pemasaran hasil perkebunan yang baik

4.         Pengolahan hasil perkebunan untuk untuk di konsumsi dan dipasarkan( Minyak Kelapa).

5.         Membuat model Pemasaran minyak kelapa yang baik dan tepat

6.         Pengadaan kapal dan alat penangkap ikan

7.         Perbaikan jembatan dan dermaga pulau

8.         Perbaikan sarana sanitasi lingkungan dan air bersih

9.         Pembangunan tempat penampungan air hujan

10.     Pemasangan listrik tenaga surya

11.     Pengadaan kapal transportasi secara reguler

12.     Transmigrasi penduduk ke Pulau Aur.

13.     Pengadaan lapangan pekerjaan sebagai penarik minat kelompok umur produktif, seperti pengadaan kapal perikanan untuk kegiatan perikanan dll


Kendala Pengembangan

Masyarakat pesisir secara umum masih identik dengan kemiskinan dan keterbelakangan. Kondisi tersebut juga terjadi di Pulau Aur dan turut berpengaruh secara signifikan terhadap keberhasilan pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Berikut beberapa kendala yang mengahambat pengembangan pulau:

  1. Penduduk Pulau Aur seluruhnya merupakan kelompok umur non produktif berusia lebih dari 60 tahun, sehingga dapat menghambat pengembangan pulau.
  2. Rusaknya sarana dan prasarana pendukung pulau, seperti jembatan/dermaga menuju pulau, sarana air bersih dan sanitasi lingkungan.
  3. Terbatasnya ketersediaan air tawar.
  4. Tidak adanya sarana penerangan.
  5. Tidak adanya sarana dan prasarana untuk kegiatan perikanan meskipun memiliki potensi dan hasil perikanan tangkap yang melimpah.
  6. Sulitnya aksesibilitas dari daratan utama (Pulau Belitung) menuju Pulau Aur? secara rutin/terjadwal.
  7. Belum terbentuknya pengelolaan perikanan (Kelompok Nelayan) dalam pulau.


Referensi

Laporan Identifikasi dan Pemetaan pulau-pulau kecil, Direktorat Pendayagunaan Pulau-pulau Kecil Tahun 2015



Karena keterbatasan SDM dalam penginputan dan pengolahan data, kami mohon maaf atas ketidak lengkapan beberapa data pulau yang kami tampilkan, harap dimaklumi. Berikan keritik dan saran pada kolom komentar agar kita dapat bersama menyajikan sebuah data yang cukup sempurna untuk halayak ramai yang berguna demi kesejahterahan, kelestarian dan keindahan pulau-pulau kecil yang dimiliki Indonesia.
*Jika sekiranya anda memiliki data yang cukup banyak, silakan mengirimkan file melalui email kami di identifikasippk@gmail.com