MENU

Lihat Informasi:

KOMENTAR

Poteran

Nama Lain :
Propinsi : JAWA TIMUR
Kabupaten : KABUPATEN SUMENEP
Kecamatan : Talango
Koordinat :

Gambaran Umum

Pulau Poteran letaknya di sebelah tenggara Pulau Madura. Luas Pulau Poteran mencapai 49,8 km2 (Bappeda Kab. Sumenep, 2011) yang masuk ke dalam wilayah administrasi Kecamatan Talango dan terdiri dari 8 desa. Pulau Poteran termasuk pulau yang bertoprografi landai dengan tingkat kemiringan rata-rata kurang dari 30% dan berada pada ketinggian dibawah 500 m dpl sehingga masuk dalam kategori dataran rendah.


Kependudukan, Sosial Budaya dan Kelembagaan

Pulau Poteran memiliki jumlah penduduk sebanyak 41.107 jiwa, dengan jumlah laki-laki sebanyak 18.547 jiwa dan wanita sebanyak 22.560 jiwa (Bappeda Kab. Sumenep, 2012). Dengan perbandingan jumlah laki-laki dan perempuan tersebut, maka sex rasio penduduk di Pulau Poteran adalah 82,21%.

Penduduk Pulau Poteran tergabung ke dalam 14.481 KK (Kecamatan Talango Dalam Angka 2011). Jadi jumlah rata-rata penduduk dalam 1 KK berjumlah 3 orang. Dari total jumlah KK tersebut yang termasuk dalam keluarga pra sejahtera sebanyak 2.674 KK, sejahtera I sebanyak 4.810 KK dan sejahtera ≥ II sebanyak 6.997 KK (Kecamatan Talango Dalam Angka 2011). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penduduk di Pulau Poteran sudah sejahtera.

Masyarakat Pulau Poteran bermatapencaharian sebagai petani, nelayan, peternak, perdagangan, jasa, transportasi, dll. Petani banyak mengusahakan pertanian lahan kering dan perkebunan, seperti jagung, ubi kayu, kelapa, dll, sedangkan untuk nelayan terbagi menjadi nelayan tangkap dan pembudidaya rumput laut dengan jenis Eucheumacottonii dan E. spynosum.

 


Ekosistem dan Sumberdaya Hayati

Pulau Poteran memiliki tipe pertumbuhan terumbu karang tepi (fringing reef). Pulau ini shallow water atau perairan dangkal yang cukup luas dengan substrat dominan pasir berlumpur yang memungkinkan visibility yang buruk karena mudah teraduk oleh arus, angin, maupun gelombang. Kondisi penutupan karang hidup secara umum di lokasi pengamatan Pulau Poteran antara 43% - 44,06%. Sementara persentase penutupan yang terlihat mendominasi adalah penutupan substrat karang hidup lalu karang mati diseluruh lokasi pengamatan. Pada komposisi penutupan kategori karang hidup didominasi dengan lifeform Coral Massive (CM), sedangkan pada komposisi penutupan karang mati didominasi oleh Death Coral with Algae (DCA).

Lamun di pulau ini tidak tumbuh tepat di dekat garis pantai namun tumbuh di perairan dangkal pada jarak 50 hingga 200 meter dari garis pantai. Empat jenis lamun hidup di perairan pulau ini, yaitu Cymodocea serrulata, Enhalus acoroides, Halodule pinifolia serta Halophila ovalis.


Sumberdaya Non Hayati

Terdapat pertambangan yang tergolong non ekstraktif di Pulau Poteran oleh masyarakat setempat, yaitu penambangan batu. Terdapat sekitar 102 rumah tangga yang berpencaharian di sektor penggalian dan penambangan (Kecamatan Talango Dalam Angka 2011). Bahan galian ini biasanya dijual untuk digunakan sebagai bahan bangunan.


Aktivitas Pengelolaan Sumberdaya


Lingkungan


Sarana dan Prasarana

Pulau Poteran telah memiliki jalan darat dalam kondisi baik dan mencukupi. Panjang jalan yang ada di pulau ini mencapai 92,13 km yang tergolong jalan kabupaten/kota sepanjang 47,13 km dan jalan kecamatan/desa sepanjang 45,00 km. Kondisi jalan yang ada termasuk dalam kondisi baik, hanya berkisar 5,45 km dalam kondisi sedang dan 1 km yang rusak ringan.

Sarana penerangan di Pulau Poteran telah didukung oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN). Meskipun tidak 100% rumah tangga yang menjadi pelanggan PLN, setidaknya sudah 1.982 rumah tangga yang menjadi pelanggan dari 14.481 rumah tangga yang ada. Bagi masyarakat yang tidak menjadi pelanggan PLN biasanya menggunakan penerangan minyak atau menyambung dari rumah lain yang menjadi pelanggan untuk menerangi beberapa lampu. Sarana peribadatan hanya masjid dan musholla. Tercatat terdapat 68 buah masjid dan 116 buah musholla/surau.

Masyarakat Pulau Poteran mendapatkan air bersih dari sumur. Total jumlah sumur yang ada di pulau ini sebanyak 12.695 sumur yang berada merata di seluruh desa. Air sumur ini memiliki kualitas yang baik dan masyarakat menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari seperti mencuci, mandi, memasak, minum, dll.

Sebagai pulau yang menjadi pusat kecamatan membuat Pulau Poteran memiliki sarana kesehatan yang cukup memadai. Di pulau ini terdapat 2 unit puskemas pembantu, 5 polindes, 3 dokter, 10 bidan dan 18 perawat. Keberadaan sarana dan petugas kesehatan tersebut merata di seluruh desa sehingga sangat terjangkau oleh masyarakat apabila ada masalah kesehatannya.

Tingkat pendidikan masyarakat di Pulau Poteran bisa dibilang cukup baik, hal ini terlihat dari banyaknya jumlah sarjana di masyarakat. Tingginya minat belajar masyarakat ini didukung dengan adanya sarana pendidikan yang memadai, baik dari bangunan sekolah (dari TK sampai SMU) serta jumlah guru yang ada.


Peluang Investasi


Potensi dan Arahan Pengembangan


Kendala Pengembangan


Referensi



Karena keterbatasan SDM dalam penginputan dan pengolahan data, kami mohon maaf atas ketidak lengkapan beberapa data pulau yang kami tampilkan, harap dimaklumi. Berikan keritik dan saran pada kolom komentar agar kita dapat bersama menyajikan sebuah data yang cukup sempurna untuk halayak ramai yang berguna demi kesejahterahan, kelestarian dan keindahan pulau-pulau kecil yang dimiliki Indonesia.
*Jika sekiranya anda memiliki data yang cukup banyak, silakan mengirimkan file melalui email kami di identifikasippk@gmail.com