MENU

Lihat Informasi:

KOMENTAR

SIMEULUE CUT

Nama Lain :
Propinsi : ACEH
Kabupaten : KABUPATEN SIMEULUE
Kecamatan : SIMEULUE TENGAH
Koordinat :

2° 32' 3.000” LU 95° 56' 26.000” BT


Gambaran Umum

 

Pulau Simeulucut memiliki titik dasar TD.170 dan titik referensi TR.170. Pulau ini memiliki panorama alam yang indah dengan hamparan pasir putih yang halus dan vegetasi kelapa yang tumbuh memenuhi pulau. Pulau ini tidak berpenghuni hanyan dijadikan tempat singgah oleh nelayan di sekitarnya.

Pulau Simeulucut terletak di Desa Kampung Air, Kecamatan Simeulue Tengah, Kabupaten Simeulue, Provinsi Nangroe Aceh Darusalam.  

Secara geografis pulau ini memiliki koordinat pada 02º31’47” U dan 95º55’05” T. Pulau ini terletak di Samudera Hindia dan berbatasan dengan negara India.

Pulau Simeulue Cut dapat ditempuh dari Banda Aceh dengan pesawat ke kota Sinabang yang merupakan ibukota Simeulue, dilanjutkan dengan kendaraan roda empat menuju desa Latakayah. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan menyewa perahu motor menuju pulau tersebut.

 


Kependudukan, Sosial Budaya dan Kelembagaan


Ekosistem dan Sumberdaya Hayati

 

Terumbu Karang

Kondisi terumbu karang di seluruh perairan Pulau Simeuluecut mempunyai kenampakan yang seragam dengan lebar rataan terumbu karang berkisar antara 150 – 300 meter. Terumbu karang ini berkembang sepanjang pantai yang, namun di bagian timur Pulau agak terganggu karena berdekatan dengan Pulau Simeulue yang anyak aktivitas pemanfaatan di pantainya. Persentase penutupan karang batu secara umum termasuk baik yang berkisar antara 10,2 – 52,4 %. Kerusakan karang di wilayah ini kebanyakan terjadi secara mekanik yang diakibatkan pengeboman karang untuk keperluan penangkapan ikan karang (kerapu, kakap, dll).

 

Vegetasi Pantai

Pulau ini ditumbuhi tanaman kelapa yang cukup lebat.  Kebun kelapa diusahakan sendiri oleh masyarakat Simeulue untuk memenuhi kebutuhan pasar dan industri kopra yang ada di Pulau Simeulue.

Perikanan

Jenis ikan yang banyak terdapat di perairan Pulau Simeuluecut adalah ikan tongkol, kembung, gabus, kerapu lumpur, kerapu balong, dan kakap. Nelayan yang sering menangkap ikan di perairan Pulau Simeulue adalah penduduk Kampung Air, Desa Latakayah dan desa-desa sekitarnya. 

Alat tangkap yang banyak digunakan adalah jaring insang hanyut dan jaring insang tetap, serta pancing. Alat tangkap ini umumnya dimiliki oleh penduduk/nelayan Kampung Air yang berdekatan dengan Pulau Simeuluecut.  Sedangkan perahu yang biasa digunakan terdiri dari perahu tanpa motor kecil, perahu tanpa motor besar, motor tempel dan tanpa perahu. 

Sedangkan budidaya tidak dilakukan oleh masyarakat baik budidaya laut maupun budidaya tambak.  Hal ini terbatas lahan yang ada ada di Pulau Simeuluecut dan letaknya yang agak jauh dari lokasi pasar dan perkampungan penduduk.  


Sumberdaya Non Hayati


Aktivitas Pengelolaan Sumberdaya


Lingkungan

 

Elevasi Pulau Simeuluecut antara   0 – 3 m di atas permukaan laut (dpl). Perbedaan ketinggian di beberapa lokasi hampir seragam dengan variasi dataran rendah dan sedang yang ditumbuhi oleh berbagai jenis vegetasi pulau. Pantainya berpasir putih halus yang terhampar mengelilingi pulau.

Pulau Simeuluecut bukan merupakan pulau vulkanik yang tersusun dari hasil letusan gunung berapi, tetapi merupakan pulau yang tersusun atas batuan alluvial, podsolik merah coklat, dan batu kapur. Batuan-batuan tersebut membentuk tanah dengan keasaman tinggi. Pada daerah pantai, tanahnya kebanyakan mengandung pasir serta berkarang.  Pada citra satelit tampak gugusan karang mengelilingi seluruh pulau.  Pada tepi sebelah Timur terdapat pantai yang cukup indah yang cocok untuk kegiatan rekreasi/wisata pantai karena pasir putihnya yang halus terhampar luas.

Pulau Simeuluecut mempunyai iklim basah dengan curah hujan rata-rata 2.828 mm/tahun. Musim barat berlangsung sejak bulan Juli sampai dengan Desember. Hal ini biasanya terjadi ditandai oleh hujan dengan badai dan gelombang besar yang berasal dari lautan Indonesia dan Samudera Hindia. 

Musim timur berlangsung sejak bulan Januari sampai dengan Juni yang ditandai oleh terjadinya musim kemarau yang diselingi oleh hujan yang tidak merata dan keadaan laut sedikit tenang.  Pada musim ini, suhu udara maksimum di  Pulau Simeuluecut berkisar   25 – 33 oC dan suhu udara minimum berkisar 18 – 24 oC.  Kelembaban nisbi berkisar 65 – 75% sepanjang tahun. 

Perairan pantai di sekitar Pulau Simeuluecut mempuyai kedalaman antara 1,5 - 12 m dengan dasar pantai yang cukup rata. Dasar pantai yang demikian menyebabkan pola arus di Pulau Simeuluecut yang cukup tenang dan merupakan paduan antara arus tetap yang mengalir di samudera Hindia dan arus pasang surut.

Pulau Simeuluecut mempunyai perairan yang jernih dan tenang. Seperti halnya Pulau Raya, arus perairan Pulau Simeuluecut juga berasal dari Samudera Hindia bergerak menuju timur dan sebagian besar dibelokkan ke selatan karena pulau menghadap ke barat daya. Kecepatan arus cukup rendah sekitar 0,31 m/detik dengan tinggi gelombang rata-rata di daerah ini adalah 30,12 cm pada periode 4,84 detik, TSS 13,12 mg/l, dan turbidity 0,26 NTU.  


Sarana dan Prasarana

 

Sarana dan prasarana yang ada di pulau ini antara lain sarana bantu navigasi pelayaran berupa suar (C(2) 12sp0m18M), rumah para penjaga mercusuar serta patok titik referensi dan titik dasar.


Peluang Investasi


Potensi dan Arahan Pengembangan

 

Beberapa hal yang harus dilakukan dalam upaya menjaga dan mengelola Pulau Simeulucut antara lain: (a) rekonstruksi dan pemeliharaan titik dasar dan titik referensi, (b) peningkatan pengawasan oleh aparat pemerintah untuk menjaga kedaulatan pulau ini, (c) perlu pemeliharaan sarana Bantu navigasi pelayaran (SBNP), (d) perlu dibangun pelindung pantai dari ancaman abrasi seperti menanam mangrove mendirikan bangunan pemecah ombak mengingat pulau ini rawan abrasi.

 

 


Kendala Pengembangan


Referensi



Karena keterbatasan SDM dalam penginputan dan pengolahan data, kami mohon maaf atas ketidak lengkapan beberapa data pulau yang kami tampilkan, harap dimaklumi. Berikan keritik dan saran pada kolom komentar agar kita dapat bersama menyajikan sebuah data yang cukup sempurna untuk halayak ramai yang berguna demi kesejahterahan, kelestarian dan keindahan pulau-pulau kecil yang dimiliki Indonesia.
*Jika sekiranya anda memiliki data yang cukup banyak, silakan mengirimkan file melalui email kami di identifikasippk@gmail.com