s -- Direktorat Jenderal Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Kementerian Kelautan dan Perikanan --
Ekspos Pulau-Pulau Kecil 2014
24-06-2014 , Oleh : administrator, Pembaca : 343 Orang

Indonesia tidak bisa dilepaskan dari keberadaan pulau-pulau kecil yang selama ini menjadi ciri khasnya sebagai negara kepulauan. Sebanyak 17.504 pulau (34 diantaranya adalah pulau besar) membentang luas di nusantara beserta kesatuan ekosistemnya. Selain fungsinya secara fisik, pulau-pulau kecil juga memiliki fungsi strategis di bidang politik, ekonomi, maupun ekologi. Di bidang politik, pulau-pulau kecil terluar menjadi simbol kedaulatan negara dan memegang fungsi pertahanan keamanan sekaligus menjadi pintu gerbang keluar masuknya aliran barang dan orang.

Dari sisi ekonomi, wilayah pulau-pulau kecil merupakan kawasan dengan produktivitas hayati tinggi, pusat kegiatan wisata, memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai wilayah bisnis-bisnis potensial berkelanjutan yang berbasis pada sumberdaya lokal. Secara ekologi, ekosistem pulau-pulau kecil memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi serta menjadi sumber plasma nutfah, sumber energi alternatif, dan sistem penunjang kehidupan lainnya.


Mengingat pentingnya arti pulau-pulau kecil bagi keberlanjutan masa depan bangsa, dan dalam rangka peringatan “The World Oceans Day” setiap tanggal 8 Juni serta “The Coral Triangle Day” yang dirayakan setiap tanggal 9 Juni, Direktorat Pendayagunaan Pulau-pulau Kecil Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan menggelar kegiatan Ekspos Pulau-Pulau Kecil yang dipusatkan di Pulau Tidung Kecil Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta. “The World Oceans Day”dan“The Coral Triangle Day” menjadi momentum bagi peningkatan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya mengetahui dan membangun lingkungan laut dan pulau-pulau kecil kita.


Ekspos Pulau-pulau Kecil dilaksanakan pada tanggal 16 Juni 2014 dengan mengambil tema “Save Our Small Islands”. Ekspos ini sekaligus menjadi aksi publikasi untuk lebih mengenalkan peran dan potensi pulau-pulau kecil kepada para siswa, mahasiswa dan generasi muda serta masyarakat luas. Kegiatan ini bekerjasama dengan Suku Dinas Kelautan dan Pertanian Kepulauan Seribu, Universitas Trilogi, EL John Pageants dan Sahabat Alam dan melibatkan peserta yang terdiri dari 32 finalis Miss Earth Indonesia dan partisipan dari El John Pageants, mahasiswa dan dosen Universitas Trilogi, partisipan dari Sahabat Alam, dan siswa SMKN 61 Kepulauan Seribu.


Sebagai bentuk kepedulian terhadap Pulau-Pulau Kecil, Ekspos ini mengedepankan kegiatan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan pulau-pulau kecil berupa gerakan bersih pantai, penanaman mangrove dan transplantasi karang. Pantai yang bersih menjadi prasyarat mutlak bagi pengembangan potensi ekowisata pulau kecil sehingga aksi bersih pantai perlu digerakkan menjadi budaya bersama seluruh pemangku kepentingan yang ada.


Penanaman mangrove penting dilakukan sebagai upaya penguatan ekosistem mangrove yang memiliki berbagai peran penting baik sebagai sumber bahan organik, habitat satwa, serta tempat pembiakan benih-benih ikan, udang dan berbagai jenis karang.


Sementara itu transplantasi karang dimaksudkan untuk turut menjaga fungsi ekosistem terumbu karang sebagai kawasan yang berperan penting dalam menjaga kestabilan ekosistem peralihan lautan dan daratan.Guna mendukung itu semua, Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan menyerahkan bantuan bibit mangrove, media transplantasi karang, peralatan kebersihan, dan buku pulau-pulau kecil sebagai basis pengembangan pengetahuan terhadap pulau kecil.


Kegiatan Ekspos akan ditutup dengan Deklarasi Peduli Pulau-pulau Kecil oleh seluruh peserta ekspos sebagai wujud peneguhan komitmen kecintaan dan kepedulian terhadap pulau-pulau kecil Indonesia untuk masa depan bangsa yang lebih merata dan sejahtera.

Info Direktorat PPK

MoU