s -- Direktorat Jenderal Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Kementerian Kelautan dan Perikanan --
Peningkatan Ketahanan Masyarakat Pulau Sebuku Terhadap Bencana dan Perubahan Iklim
26-06-2014 , Oleh : administrator, Pembaca : 593 Orang

Tingginya kerentanan pulau-pulau kecil terhadap bencana dan perubahan iklim harus diimbangi dengan meningkatkan ketahanan masyarakatnya. Pembelajaran dari kejadian bencana gempa bumi dan tsunami di Aceh (2004) dan Sendai-Jepang (2011) menunjukkan bahwa masyarakat dengan ketahanan yang tinggi dapat secara signifikan mengurangi kerusakan dan kerugian akibat bencana alam. Salah satu upaya untuk meningkatkan ketahanan masyarakat pulau-pulau kecil terhadap bencana adalah dengan melakukan kegiatan penyadaran masyarakat dan bimbingan teknis mitigasi dan adaptasi bencana.Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk membangun masyarakat yang memiliki ketahanan tinggi dan mandiri berdasarkan pengetahuan, kesadaran, kesiapan, mitigasi dan adaptasi untuk mengelola ancaman dan kerentanan terhadap bencana, kerusakan ekosistem, dan perubahan iklim.

Berkenaan dengan hal tersebut, Direktorat Pendayagunaan Pulau-Pulau Kecil menyelenggarakan Kegiatan Peningkatan Ketahanan Masyarakat Pulau-pulau Kecil Terhadap Bencana dan Perubahan Iklim di Kabupaten Lampung Selatan, Propinsi Lampung selama 2 (dua) hari, pada hari Rabu – Kamis / 22 - 23 Mei 2013, bertempat di Hotel 56 Kalianda, Lampung Selatan untuk bimbingan teknis di hari pertama dan di Pulau Sebuku untuk praktek pemetaan jalur evakuasi bencana dan simulasi tanggap darurat bencana pada hari kedua.

Secara umum, kegiatan Peningkatan Ketahanan Masyarakat Pulau-Pulau Kecil terhadap Bencana dan Perubahan Iklim di Pulau Sebuku, Kabupaten Lampung Selatan berjalan dengan baik dan lancar. Dalam pelatihan ini disampaikan materi-materi yang bertujuan meningkatkan kapasitas peserta dalam upaya mitigasi dan adaptasi bencana, khususnya di pulau-pulau kecil.

Selain penyampaian materi, dilaksanakan pula praktek lapangan pada tanggal 23 Mei 2013 bertempat di Dusun Labuhan Bangkai, Pulau Sebuku. Peserta praktek lapangan berjumlah 100 orang berasal dari peserta bimtek hari pertama ditambah masyarakat lokasi praktek yaitu Pulau Sebuku. Kegiatan praktek lapangan berupa praktek pemasangan rambu-rambu evakuasi dan peta jalur evakuasi bencana, praktek simulasi tanggap darurat, dan praktek penanaman vegetasi pelindung pantai (greenbelt) sebagai upaya mitigasi bencana tsunami dan abrasi.

Sebelum dilaksanakan praktek lapangan diawali dengan penyerahan bantuan dari Direktorat Pendayagunaan Pulau-Pulau Kecil berupa 500 bibit kelapa, rambu evakuasi bencana, peta evakuasi bencana, dan tempat sampah.

Secara umum pelaksanaan pelatihan mitigasi dan adaptasi bencana pulau-pulau Kecil selama 2 (dua) hari berlangsung lancar dan mendapat sambutan yang positif dari masyarakat Pulau Sebuku, serta antusiasme peserta pelatihan dalam mengikuti semua rangkaian kegiatan.

Info Direktorat PPK

MoU